Ketua Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) yang juga merupakan alumni D3 Bahasa Inggris Universitas Diponegoro (UNDIP) angkatan 1997, Mada Ayu Habsari, mendorong keterlibatan aktif perempuan Indonesia dalam pembangunan dan pengembangan sektor energi terbarukan di tanah air. Dorongan ini sejalan dengan masih tingginya kebutuhan tenaga kerja di sektor tersebut serta visi Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 100 Gigawatt (GW), khususnya untuk menjangkau daerah-daerah terpencil dalam rangka menanggulangi perubahan iklim.
Mada menyoroti kondisi memprihatinkan di daerah-daerah terpencil yang masih sangat minim akses sumber energi. Keterbatasan akses energi ini berdampak langsung pada terhambatnya hak pendidikan dan kehidupan sosial budaya masyarakat, di mana dampaknya paling berat dirasakan oleh kelompok perempuan dan anak-anak. Realitas inilah yang memotivasi dirinya untuk terus menginisiasi serta mengembangkan program PLTS di berbagai pelosok nusantara.
Untuk menjawab besarnya kebutuhan industri dan menciptakan solusi nyata, Mada secara khusus mengajak generasi muda perempuan untuk berpartisipasi serta berkontribusi melalui peluang pekerjaan ramah lingkungan (green jobs). Ia menekankan bahwa Indonesia saat ini sangat membutuhkan tenaga kerja hijau (green workforce) dalam jumlah besar, yang tentunya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar potensi energi terbarukan dapat dimaksimalkan.
Atas dedikasi tanpa lelahnya dalam menerangi desa-desa terpencil serta menepis stigma masyarakat yang menganggap energi surya itu mahal, Mada Ayu Habsari berhasil meraih penghargaan Anugerah Perempuan Hebat Liputan6 2025 untuk kategori Energi Terbarukan. Apresiasi ini semakin memacu komitmen dan semangatnya untuk terus membawa perubahan positif, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya efisiensi energi, serta memperluas jangkauan manfaat dari energi terbarukan di Indonesia.
Source:
https://www.liputan6.com/news/read/6192175/ketua-aesi-mada-ayu-habsari-indonesia-butuh-banyak-tenaga-kerja-di-sektor-energi-terbarukan