Lewati ke konten
Universitas Diponegoro AlumnipediaUniversitas Diponegoro
← Kembali ke cerita kontribusi
Pendidikan

Success Story Alumni FIB Undip: Perjalanan Dr. Sri Suciati, M.Hum., dari Teater EMKA hingga Menjadi Rektor UPGRIS

Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro (FIB Undip) kembali menggelar Sharing Session bertajuk “Success Story Alumni FIB Undip” yang kali ini menghadirkan sosok inspiratif yaitu Dr. Sri Suciati, M.Hum., Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Melalui perbincangan hangat, beliau berbagi pengalaman hidup, perjalanan karier, serta nilai-nilai yang membentuk dirinya hingga berhasil menapaki puncak kepemimpinan di dunia akademik.

Dr. Sri Suciati merupakan alumni Program Studi Sastra Indonesia, dulu bernama Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 1983. Ia mengenang masa-masa kuliahnya di FIB Undip sebagai periode penuh pembelajaran dan kedekatan emosional antara dosen dan mahasiswa.

“Dosen-dosen di FIB dulu sangat care. Mereka tidak hanya mengajar, tapi juga mendampingi mahasiswa dengan sepenuh hati, bahkan sampai larut malam ketika ada kegiatan kampus seperti Teater EMKA. Itu membuat kami merasa dihargai dan dilayani dengan baik,” ujarnya mengenang.

Suasana akademik yang penuh perhatian dan semangat gotong royong itu, menurutnya, menjadi pondasi penting bagi para mahasiswa untuk tumbuh menjadi insan yang berintegritas dan percaya diri.

Tak hanya berprestasi di bidang akademik, semasa kuliah Dr. Sri juga aktif dalam kegiatan teater kampus, yakni Teater Emka FIB Undip, serta sering terlibat dalam pementasan drama, musikalisasi puisi, hingga menjadi narator di balik layar.

Pengalaman inilah yang menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi publik yang kelak menjadi modal besar dalam kariernya.

Setelah lulus, ia mulai meniti karier di Universitas PGRI Semarang. Menariknya, meski awalnya berprofesi sebagai dosen, ia kerap diminta menjadi pembawa acara kampus berkat kemampuannya berbahasa dan berpenampilan percaya diri, dua hal yang menurutnya merupakan hasil tempaan dari FIB Undip.

Dalam perjalanannya, Dr. Sri Suciati tidak luput dari kegagalan. Ia mengaku beberapa kali gagal dalam berbagai kesempatan, termasuk saat pertama kali menjadi pembawa acara. Namun, kegagalan justru menjadi bahan bakar semangatnya untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

“Kalau kamu gagal 8 kali, kamu harus bangkit 10 kali. Gagal bukan akhir dari segalanya, tapi awal untuk menjadi lebih kuat,” ungkapnya penuh semangat.

Dalam sesi berbagi itu, Dr. Sri Suciati menekankan tiga nilai penting yang ia pegang selama berkarier: adaptif, antusias, dan spiritualitas.

Menurutnya, di manapun seseorang berada, baik sebagai mahasiswa, dosen, maupun pimpinan, kemampuan beradaptasi adalah kunci untuk bertahan dan berkembang. Selain itu, ia menegaskan pentingnya menjaga semangat dalam setiap kegiatan serta menghadirkan nilai spiritual dalam setiap langkah.

“Antusiaslah terhadap apa pun yang kamu lakukan, dan jangan lupa menghadirkan Tuhan di setiap waktu. Itu yang membuat perjalanan kita bermakna,” pesan beliau kepada para mahasiswa FIB Undip.

Kini, di bawah kepemimpinannya, UPGRIS terus berkembang pesat dan menjadi salah satu universitas dengan jumlah mahasiswa yang meningkat setiap tahun. Ia menegaskan bahwa fondasi kuat yang ia dapatkan di FIB Undip menjadi bekal penting dalam setiap langkah kariernya.

“FIB Undip telah membentuk saya, bukan hanya secara akademik, tapi juga secara manusiawi. Nilai-nilai yang saya pelajari di sini, tentang integritas, kesederhanaan, dan empati, menjadi panduan saya dalam memimpin,” ujarnya menutup sesi dengan haru.

Melalui kegiatan Sharing Session ini, FIB Undip tidak hanya merayakan keberhasilan alumninya, tetapi juga berkomitmen menghadirkan inspirasi nyata bagi mahasiswa agar terus berani bermimpi, berjuang, dan berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Source :

Success Story Alumni FIB Undip: Perjalanan Dr. Sri Suciati, M.Hum., dari Teater EMKA hingga Menjadi Rektor UPGRIS

Jelajahi lebih lanjut

Cerita kontribusi lainnya

Pendidikan
2026

Dari FSM UNDIP ke Pelosok Papua: Kiprah Muh. Jufri Mengajar dengan Hati

Setelah menyelesaikan studi di Program Magister Kimia FSM UNDIP pada tahun 2021, Bapak Muh. Jufri menapaki jalur karier sebagai pendidik. Tahun 2023 menjadi titik penting dalam perjalanan beliau ketika diangkat sebagai ASN PPPK Guru di SMP Negeri 1 Beoga, sebuah sekolah yang terletak di wilayah Puncak, Papua Tengah. D

Baca cerita
Pendidikan
2026

Mengenal Lebih Dekat: Eva Ardiana Indrariani, Alumni Sastra Indonesia Undip yang Berdedikasi

Di tengah hiruk pikuk kehidupan kampus ada sebagian mahasiswa memilih untuk aktif berorganisasi, sebagian lagi fokus pada prestasi akademik, dan ada pula yang memulai langkah awal karier. Jarang sekali ada sosok yang mampu menyeimbangkan ketiganya dengan gemilang sembari terus menorehkan jejak inspirasi. Namun hal itu

Baca cerita
Pendidikan
2026

Jebolan Patologi Anatomi FK Undip Dr. Dody Novrial Kembangkan Riset Onkologi

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali menunjukkan kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kedokteran melalui kiprah alumninya, Dr. dr. Dody Novrial, M.Si.Med., Sp.PA, yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama di Fakultas Kedokt

Baca cerita