Lewati ke konten
Universitas Diponegoro AlumnipediaUniversitas Diponegoro
← Kembali ke cerita kontribusi
Pendidikan

Jebolan Patologi Anatomi FK Undip Dr. Dody Novrial Kembangkan Riset Onkologi

2026

Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali menunjukkan kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kedokteran melalui kiprah alumninya, Dr. dr. Dody Novrial, M.Si.Med., Sp.PA, yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Sebagai seorang spesialis Patologi Anatomi, Dr. Dody menekuni bidang riset kanker dengan fokus pada tumor payudara serta sistem digestif hepatobilier. Dedikasinya dalam pengembangan ilmu kedokteran diwujudkan melalui berbagai penelitian inovatif, di antaranya studi biomarker MicroRNA sebagai faktor prognostik kanker kolorektal, serta eksplorasi bahan alam seperti sambiloto dan ciplukan sebagai kandidat terapi medis berbasis fitofarmaka.Perjalanan akademik Dr. Dody tidak terlepas dari peran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sebagai institusi yang membentuk fondasi keilmuan dan profesionalismenya. Ia merupakan alumni yang menempuh seluruh jenjang pendidikan di FK Undip, mulai dari Sarjana Kedokteran hingga meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan.Selama masa pendidikan, FK Undip tidak hanya membekali Dr. Dody dengan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan integritas.

Pengalamannya sebagai Presiden BEM FK Undip serta keterlibatan dalam organisasi nasional turut memperkuat kapasitasnya sebagai dokter sekaligus pemimpin di bidang pendidikan kedokteran.Menurutnya, terdapat tiga aspek utama yang menjadi kekuatan pendidikan di FK Undip, yaitu atmosfer akademik yang dinamis, paparan kasus klinis yang luas melalui rumah sakit pendidikan, serta keteladanan dosen sebagai pembimbing keilmuan dan profesionalisme. Ia juga menilai sistem pembinaan residen di FK Undip telah mampu membangun kemandirian klinis dan disiplin profesional yang kuat. Lebih lanjut, Dr. Dody menekankan pentingnya pengembangan pendidikan kedokteran yang adaptif terhadap perkembangan global, dengan tetap mengedepankan nilai-nilai etika dan karakter. Hal ini dinilai sejalan dengan peran FK Undip dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga mampu berkontribusi dalam riset, kebijakan kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Sistem pendidikan harus adaptif. Kita harus mengedepankan critical thinking, literasi digital, dan complex problem solving tanpa sedikit pun meninggalkan identitas budaya dan karakter lokal kita,” tegas Dr. Dody mengenai tantangan global saat ini.

Sebagai alumni, ia juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa FK Undip untuk memanfaatkan masa studi secara optimal, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus berupaya memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kisah Dr. Dody Novrial menjadi representasi nyata peran FK Undip sebagai institusi pendidikan kedokteran dalam mencetak lulusan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, baik di bidang medis maupun nonmedis, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan di tingkat nasional. (Humas FK Undip)

 

Source :

Alumni Success Story: Jebolan Patologi Anatomi FK Undip Dr. Dody Novrial Kembangkan Riset Onkologi

Jelajahi lebih lanjut

Cerita kontribusi lainnya

Pendidikan
2026

Suci Zulaikha Hildayani, S1 Kimia FSM UNDIP: Dari Mahasiswa Kimia hingga Peneliti Komputasi di BRIN

Setelah menyelesaikan studi S1 Kimia di FSM UNDIP tahun 2012, Ibu Suci Zulaikha Hildayani melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di Institut Teknologi Bandung (ITB), dan berhasil meraih gelar Doktor Kimia pada tahun 2023. Perjalanan karir beliau dimulai dengan menjadi dosen di Departemen Kimia FSM UNDIP pada tahun 2015 hing

Baca cerita
Pendidikan
2026

UNDIP Mendunia: 8 Ilmuwan UNDIP Masuk Daftar 2% Teratas Dunia Tahun 2025

Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menorehkan catatan emas di panggung akademik internasional. Tahun ini, delapan ilmuwan UNDIP masuk dalam daftar 2% Ilmuwan Teratas Dunia 2025 yang disusun oleh Universitas Stanford dan Elsevier yang baru saja dirilis di laman resminya. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu

Baca cerita
Pendidikan
2026

Mengenal Lebih Dekat: Eva Ardiana Indrariani, Alumni Sastra Indonesia Undip yang Berdedikasi

Di tengah hiruk pikuk kehidupan kampus ada sebagian mahasiswa memilih untuk aktif berorganisasi, sebagian lagi fokus pada prestasi akademik, dan ada pula yang memulai langkah awal karier. Jarang sekali ada sosok yang mampu menyeimbangkan ketiganya dengan gemilang sembari terus menorehkan jejak inspirasi. Namun hal itu

Baca cerita