Lewati ke konten
Universitas Diponegoro AlumnipediaUniversitas Diponegoro
← Kembali ke cerita kontribusi
Inovasi

Alumni Success Story: dr. Agus Ujianto, Alumni SP1 Bedah FK Undip yang Menginisiasi Komunitas Autohemotherapy & Cell Unit Research Everlasting

Kiprah alumni Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) kembali menunjukkan kontribusi nyata dalam dunia kesehatan nasional. Salah satunya adalah dr. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., alumnus Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah FK Undip, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang.

Berbekal pendidikan klinis yang kuat dan nilai profesionalisme yang ditempa selama menjalani pendidikan di FK Undip, dr. Agus tidak hanya berkembang sebagai dokter bedah, tetapi juga sebagai pemimpin rumah sakit dengan visi manajerial dan inovatif.

Dari Klinik ke Kepemimpinan Rumah Sakit

Dalam perannya sebagai direktur utama, dr. Agus berkomitmen mengembangkan RSI Sultan Agung sebagai rumah sakit unggulan yang mengintegrasikan pelayanan medis berkualitas, tata kelola profesional, dan nilai-nilai etika. Prinsip pengambilan keputusan yang tegas, terukur, dan bertanggung jawab—yang ia pelajari sejak pendidikan spesialis—menjadi fondasi dalam kepemimpinannya.

Menurutnya, pendidikan PPDS di FK Undip tidak hanya membentuk kompetensi teknis bedah, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, ketangguhan mental, serta keberanian mengambil keputusan dalam situasi kompleks, baik klinis maupun manajerial.

Rekam Jejak Manajerial dan Organisasi

Sebelum memimpin RSI Sultan Agung, dr. Agus memiliki pengalaman panjang di bidang manajemen rumah sakit. Ia pernah menjabat sebagai Direktur RSI Banjarnegara, di mana ia berhasil melakukan berbagai inovasi layanan, termasuk penguatan sistem pelayanan di tengah keterbatasan dan tantangan masa pandemi COVID-19.

Selain itu, ia juga aktif dalam organisasi dan jejaring profesi, antara lain sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Sultan Agung (IKA Unissula) serta pendiri dan penggerak Perhimpunan Dokter Digital Terintegrasi Indonesia (PREDIGTI). Melalui peran ini, dr. Agus mendorong transformasi digital kesehatan dan adaptasi teknologi dalam pelayanan medis di Indonesia.

Inovasi dan Kepedulian Sosial

Sebagai dokter bedah lulusan FK Undip, dr. Agus dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap akses layanan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah. Ia aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan pengembangan komunitas yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien dengan keterbatasan fisik.

Di sisi lain, minatnya pada pengembangan ilmu kedokteran modern juga mendorong keterlibatannya dalam riset dan inovasi, termasuk penguatan riset klinik dan pengembangan terapi berbasis biologi sel, dengan tetap berlandaskan kaidah ilmiah dan etika kedokteran.

dr. Agus terus mempelajari ilmu biologi sel dan terapi sel di berbagai komunitas dunia seperti ISSCA (International Society of Stemcell Aplication) dan ISSCR (International Society of Stemcell Research) sehingga ia mendirikan komunitas autohemotherapy and Cell unit research everlasting

Tak sampai disitu, ia turut menulis buku serta usulan penambahan kebijakan akan legalitas terapi stemcell autologus sebagai bagian dari kompetensi ahli bedah yang terus diperjuangkan dengan minimal Manipulation dengan standar tinggi untuk terus mendorong personal dan presisi medicine di masa depan dalam hal terapi untuk penyembuhan penyakit degenerasi dan anti-aging.

Pendidikan FK Undip sebagai Fondasi Karier

Pendidikan Spesialis Bedah FK Undip menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier dr. Agus. Lingkungan akademik yang menekankan evidence-based medicine, disiplin ilmiah, kolaborasi multidisiplin, serta pengabdian kepada masyarakat, membentuk karakter profesional yang adaptif terhadap perubahan.

“FK Undip memberikan landasan berpikir ilmiah dan etika yang kuat, sehingga setiap keputusan klinis maupun kebijakan manajerial selalu berorientasi pada keselamatan pasien dan kemaslahatan masyarakat,” menjadi nilai yang terus ia pegang dalam menjalankan perannya hingga saat ini.

Inspirasi bagi Dokter Muda

Kisah dr. Agus Ujianto menjadi bukti bahwa lulusan FK Undip memiliki kapasitas untuk berkiprah tidak hanya sebagai klinisi, tetapi juga sebagai pemimpin dan inovator di bidang kesehatan. Dengan kombinasi kompetensi klinik, kepemimpinan, dan kepedulian sosial, alumni FK Undip terus menunjukkan kontribusi strategis bagi penguatan sistem kesehatan nasional.

Melalui cerita sukses alumni seperti ini, FK Undip menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia kesehatan yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.(*)

 

Source :

Alumni Success Story: dr. Agus Ujianto, Alumni SP1 Bedah FK Undip yang Menginisiasi Komunitas Autohemotherapy & Cell Unit Research Everlasting

Jelajahi lebih lanjut

Cerita kontribusi lainnya

Inovasi
2026

Teguh Muttaqie: Alumni Undip yang Memimpin Inovasi Hidrodinamika BRIN

Teguh Muttaqie, alumnus S1 Teknik Perkapalan Universitas Diponegoro angkatan 2003, kini menorehkan prestasi gemilang sebagai Kepala Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Perjalanan kariernya di bidang teknik perkapalan menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda, khususnya par

Baca cerita
Inovasi
2026

Alumni Success Story: Alumni Psikiatri UNDIP Luncurkan Jeviemes.com untuk Edukasi Kesehatan Mental

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi kesehatan mental yang akurat dan mudah diakses, dr. James Darmapuspita Aloysius, Sp.KJ, alumni Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip), meluncurkan platform edukasi kesehatan mental Jeviemes.co

Baca cerita
Inovasi
2026

Merajut Sukses dari Kampus Diponegoro: Kisah Inspirasi Adeka Sangtraga Hitapriya, Alumni Teknik Industri UNDIP

Semarang, Di tengah deru semangat kampus Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tak pernah padam, terukir kisah inspiratif seorang putra daerah yang berhasil menorehkan jejak kesuksesan gemilang. Adalah Adeka Sangtraga Hitapriya, alumni kebanggaan Teknik Industri UNDIP angkatan 2007 yang lulus pada tahun 2011, kini menja

Baca cerita